Saturday, December 23, 2017

(Event Report) Natasha Skin Clinic Center Road To IAmNatasha Semarang

Hi Beautiful Soul!


Kesehatan kulit itu memang penting ya. Percuma punya makeup yang harganya berjeti-jeti tapi kalo kulit wajah kita tidak terawat dengan baik. Kulit wajah yang terawat itu bukan berarti harus PUTIH! Tapi minimal harus bersih. Kata bersih disini memang banyak maknanya, tapi yang aku maksud disini adalah selalu membersihkan kulit wajah dari kotoran, debu, dan juga makeup sebelum tidur.

Selain membersihkan kulit wajah sebelum tidur, alangkah baiknya kalau kita juga menggunakan rangkaian skin care agar kulit ternutrisi dengan baik. Nah, agar skin care dapat meresap dengan baik, kita juga baiknya mengangkat sel-sel kulit mati terlebih dahulu seperti melakukan peeling, scrub ataupun facial setiap dua minggu atau satu bulan sekali.

Kalau pas ada waktu, peeling atau facial sendiri di rumah pasti asyik ya?

Tapi iya kalau pas ada waktu, kalau pas sibuk? Atau mager (baca: Males Gerak) ya pasti mesti ke klinik kecantikan dong sekedar untuk facial supaya kulit tetep bersih dan terawat.




Ngobrolin klinik kecantikan, pasti sudah tau Natasha Skin Clinic Center kan?

Natasha Skin Clinic Center ini ada tiga cabang di Semarang. Tepatnya ada di jalan Rejosari VII, jalan Dieng Candi Baru, dan juga di Paragon Mall.






Sabtu siang kemarin aku diundang Natasha Skin Clinik Center untuk hadir di event Meet & Greet Beauty Bloggers road to I Am Natasha di Semarang. Jadi acaranya itu diadakan di Demeat Steak yang lokasinya bersebelahan dengan Natasha Skin Clinic Center cabang Rejosari. Untuk dresscode nya sendiri adalah Fabulous White. Asyiknya lagi, ternyata event ini diadakan hampir di seluruh Indonesia. Sebelum di Semarang, event ini sudah diadakan di Jakarta dan juga Bandung.




Mengusung slogan Nature Meets Technology, Natasha selain menawarkan berbagai macam perawatan kulit, dia juga menghadirkan produk-produk untuk Men, Women dan Teens yang menyesuaikan masing-masing karakter. Produk Natasha ini juga dibuat dari bahan dasar botanical.

Sudah ada ijin resminya belum? Pasti sudah! Pabrik Natasha telah mendapatkan sertifikasi CPKB (Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik) dari BPOM.

Halal nggak ya produknya? Halal kok! Karena telah mendapatkan sertifikasi halal dari MUI.


Selain di Indonesia, ternyata Natasha Skin Clinic Center ini juga sudah ada di Malaysia tepatnya di Jalan Bangsar Kuala Lumpur. Natasha Skin Clinic Center yang akan berulang tahun ke 23 pada 26 desember mendatang ini total hampir memiliki 100 cabang di Indonesia.



Nah nggak hanya para bloggers saja yang hadir, namun juga ada Marshall Sastra selaku salah satu brand ambassador Natasha yang juga turut menyemarakan acara sabtu kemarin.




Marshall juga ikut mendemonstrasikan salah satu produk baru dari Natasha yaitu Facial Cleanser Oxygen (O2) Bubble.




Produk ini diklaim dapat membersihkan wajah dari kotoran dan makeup tanpa menghilangkan kelembaban kulit. Produk ini juga diklaim sangat cocok untuk tipe kulit yang berkomedo serta berjerawat.




Karena banyak yang punya jenis kulit cenderung kering, akhirnya aku coba tanya dong ya sama salah satu dokter yang menjadi narasumber.




Apakah produk ini juga cocok digunakan untuk yang memiliki jenis kulit cenderung kering atau tidak karena setauku jika ada embel-embel untuk kulit berjerawat biasanya nanti bakal membuat kulit si wajah kering jadi lebih kering sampai ada sensasi kulit tertarik setelah cuci muka. Namun surprisingly, produk ini juga cocok untuk kulit kering karena sama sekali tidak mengurangi kelembaban kulit.


Untuk review Facial Cleanser Oxygen (O2) Bubble ini akan aku buat di tulisan selanjutnya ya. Karena aku butuh paling tidak dua minggu untuk mencoba dan meresapi cleanser ini untuk ngasih review yang bener-bener jujur ke kalian, para pembaca yang budiman.


Selain Facial Cleanser Oxygen (O2) Bubble, ada rangkaian produk baru yang di luncurkan Natasha terutama untuk travellers yang sering bepergian tapi nggak mau repot sama perlengkapan mandi yang menyita tempat.




Ada 4 macam produk didalamnya, yaitu Shampoo, Conditioner, Bath Shower dan Body Lotion. They are so cute right? Menurutku rangkaian ini sangat berguna sekali untuk para travellers karena kemasan yang mungil dan juga pouch yang masih bisa diisi toothbrush ini cukup travel friendly untuk dibawa kemana-mana. Anak kos juga cocok nih pake ini. Simple. Nggak Ribet.

Balik lagi cerita ke acara kemarin, super seneng banget karena bisa ketemu sama temen-temen baru dan juga sharing pengalaman. Selain itu, juga mendapat kesempatan untuk tau lebih detail tentang produk-produk Natasha dan juga dapat berkonsultasi bersama Dokter Narasumber.

Eits, kita juga kemarin lunch bareng lho sama temen-temen baru. Jadi kemarin di Demeat Steak Semarang makanannya lengkap mulai dari appetizer hingga dessert disajikan untuk menemani para bloggers dari awal hingga akhir acara. By the way, dessertnya lupa kefoto hihi.









Nah segitu dulu Event Report aku untuk acara Meet & Greet Beauty Bloggers road to I Am Natasha di Semarang. Kalau ada yang nggak ikutan event kemarin, semoga dengan adanya tulisan ini bisa menambah sedikit pengetahuan kalian juga mengenai produk-produk Natasha. Because guys sharing is caring, right?

Oh iya Natasha juga lagi ngadain kompetisi yaitu I AM NATASHA.
Hadiahnya kalian bisa liburan ke Jepang GRATIS!! Ada juga voucher senilai Rp. 5.000.000,- untuk 10 orang pemenang.

Caranya gimana? Gampang banget!
1. Selfie tanpa make up. Tanpa filter. (Foto boleh lebih dari satu-slide photo).
2. Follow @Natashaskincare di instagram dan upload foto dengan tag foto sertakan juga hashtag #IAmNatasha
3. Upload foto member Natasha kamu (Masukan dalam slide foto).
4. Beri cerita menarik dalam caption “Apa Arti Cantik Natural” menurut kamu.

Kompetisi ini berlangsung mulai 26 Desember 2017 – 25 Februari 2018.


💙Hasil foto kemarin bersama temen-temen yang lain 










See you on my next post 💛
Friday, December 22, 2017

Membersihkan Kuas Eyeshadow Tanpa Dicuci | Color Duo Wash by Art Of Beauty

Hi Beautiful Soul!


MEMBERSIHKAN KUAS EYESHADOW TANPA DICUCI , Bisa?

BISA!

Yang punya Kuas Eyeshadow sedikit tapi pengen cowel-cowel banyak warna dalam satu waktu, monggo merapat! Saya bukan mau bagi-bagi kuas esedo lho.

Bukan.

Aku mah apa masih remah-remah gorengan yang kuas esedo nya juga masih sedikit. Disini aku mau ngasih semacam trik supaya yang punya kuas eyeshadow sedikit tetep bisa cowel-cowel warna secara utuh jadi nggak kecampur sama warna sebelumnya.


Ini dia Color Duo Wash by Art Of Beauty


Color Duo Wash

Aku beli ini di websitenya Just Miss . Kalo ditanya ini produk Just Miss atau bukan, aku juga bingung haha karena di kemasannya sendiri tidak ada tulisan Just Miss melainkan By Art Of Beauty. Nah lho?!! Yang tau monggo bisa comment yaa biar tidak terjadi kesalahpahaman jangka panjang.


💛 PACKAGING

Packaging luarnya dibalut oleh box persegi untuk melindungi bagian dalamnya.


Color Duo Wash

Color Duo Wash

Nah selain itu, dibagian belakang box juga terdapat petunjuk pemakaian beserta cara membersihkannya. Cukup informatif.


Color Duo Wash



💛 BENTUK

Setelah box dibuka, terlihat kaleng bundar mungil yang isinya terdapat sponge hitam dan putih. Namun sponge yang aku maksud adalah sponge yang bertekstur.


Color Duo Wash


Color Duo Wash


Jadi, di website Just Miss juga tersedia dua bentuk color wash. Yang pertama dia punya dua sponge didalamnya yaitu hitam dan putih. Yang satunya lagi hanya terdapat satu sponge yaitu yang warna hitam.

Warna hitam disini untuk membersihkan kuas eyeshadow yang sudah terkena warna eyeshadow. Jadi tinggal disapukan ke sponge nya beberapa kali.
Nah warna putihnya sendiri kira-kira untuk finishingnya. Jadi supaya lebih bersih.


💛 HASIL


Hasilnya menurutku oke untuk membersihkan eyeshadow yang ada di kuas. Tapi untuk membersihkan kuas yang terkena face painting atau eyeliner menggunakan Color Duo Wash by Art Of Beauty ini agak susah. Kurang efektif. Jadi memang untuk eyeshadow aja sih dia fokusnya.



Color Duo Wash

Color Duo Wash


Membersihkan Kuas Eyeshadow mudah, bukan?

Meskipun begitu, kita tetap harus mencuci kuas secara berkala. Karena dengan mencuci, kita dapat menghilangkan kuman-kuman yang menempel di kuas. Lebih higienis. Beda dengan hanya disapukan ke Color Duo Wash by Art Of Beauty yang hanya menghilangkan warna eyeshadow.



Sekian review kali ini.. Semoga membantu ya! 💛



Friday, December 15, 2017

[REVIEW] Purbasari Hi-Matte Lip Cream | Niia Santoso

Hi Beautiful Soul!

Kali ini aku mau ngebahas tentang salah satu lip cream lokal Indonesia (lagi) yang banyak jadi favorit dikalangan beauty enthusiast (sok tau banget :p) 

Jadi lip cream ini adalah Purbasari Hi-Matte Lip Cream yang aku sudah yakin pasti banyak dari kalian yang sudah pernah mencoba lip cream ini. Kenapa aku telat banget nyobain Hi-Matte ini? Karena aku telah dibutakan oleh si Purbasari varian lainnya yaitu Lipstick Color Matte. Aku cinta banget sama Lipstick Purbasari karena teksturnya bener-bener creamy, nggak bikin kering dibibir dan warnanya cantik-cantik. Apalagi warna yang nomor 89 dan 92, itu favorit banget!!


Oke jadi setelah udah agak bosen sama lipsticknya, aku baru nyobain si Hi-Matte nya ini yang udah banyak banget seliweran di timeline instagramku entah dari beberapa bulan yang lalu. (hahaha *ketawa sedih)




Review Purbasari Hi-Matte Lip Cream

💛 PACKAGING

Untuk packaging luarnya sendiri dibungkus menggunakan box hitam dan dibagian depannya ada sedikit cela untuk melihat shade warna dari botol yang ada didalamnya. Packaging luarnya menurutku sangat informatif karena terdapat shade warna dibagian atas lalu terdapat keterangan ingredients dan expired date dibagian belakang box.

Untuk packaging bagian dalam a.k.a botol kemasannya berbentuk persegi panjang dengan kaca bening yang memudahkan kita untuk melihat varian warna serta mengecek isi dari lip cream yang ada didalamnya. Dengan warna tutup berwarna hitam doff menambah elegan kemasan Purbasari Hi-Matte lip cream ini.

💛 APLIKATOR


Review Purbasari Hi-Matte Lip Cream
Aku cukup suka dengan aplikator yang ada didalamnya. Cukup mudah untuk digunakan mengoles lip cream ke bibir.

💛 TEKSTUR

Terdapat lima warna dari Purbasari Hi-Matte Lip Cream.

Freesia 05 - Zinnia 04 - Lantana 03 - Azalea 02 - Vinca 01

Warnanya menurutku cantik-cantik dan wearable. Hanya sayangnya ada perbedaan tekstur pada warna-warnanya.

Untuk shade nomor 01, 04 dan 05 menurutku mempunyai tekstur yang lebih creamy dan kental. Sedangkan untuk shade nomor 02 dan 03 menurutku mempunyai tekstur yang lebih cair dan ringan. Shade 02 dan 03 sedikit terasa lebih ringan jika dipakai dibandingkan dengan nomor 01, 04 dan 05.


💛 DAYA TAHAN

Lip cream dari Purbasari ini menurutku mempunyai staying power atau daya tahan yang OKE BANGET!! Aku pernah memakai shade yang Lantana 03 bertahan hingga 12 jam tanpa touch up sama sekali dan pastinya juga sudah kena makanan yang berminyak (Gorengan, Nasi Goreng, dan Lontong Pecel).

Makanku juga ya seperti biasalah, nggak dicantik-cantikin apalagi sampai mangap 10 cm supaya makanan nggak kena bibir. Enggak. Aku makannya ya biasa aja. Nggak sampe yang babar juga pastinya :D
Pokoknya aku amazed banget sama daya tahannya!

TAPI...

Ada tapinya..

Untuk shade yang lebih creamy dan kental semacam shade Freesia 05, dia nggak begitu tahan kalo buat makan, apalagi makan makanan berminyak. Warnanya bukan langsung tiba-tiba abis sih, tapi yang lebih ke ngegumpal gitu dan nggak nyaman dibibir jadi harus dihapus dan touch up ulang (Itu kalau makan makanan berminyak yaaa, kalau yang cemilan biasa mungkin masih oke lah).

💛 PIGMENTASI

Dari kelima warna tersebut, yang paling pigmented adalah warna-warna yang mempunyai tekstur yang cenderung creamy dan kental. Bukan berarti yang nomor 02 dan 03 ngggak pigmented, tapi jika dibandingkan nomor 01, 04 dan 05, mereka sedikit lebih kalah kalau masalah pigmentasi.

💛 HARGA

Purbasari Hi-Matte Lip Cream ini aku beli lewat aplikasi Shopee dengan harga sekitar Rp. 39.000 an. Dengan harga dibawah Rp. 50.000 menurutku lip cream ini sudah BAGUSSS SEKALI!! Dari mulai Packaging, Warna, Daya Tahan, Pigmentasi dengan harga segitu, juaraaaklah yaaa dikelasnya!!

💛 WARNA FAVORIT

Dari kelima warna yang ditampilkan, aku paling suka sama warnanya si Azalea 02. Aku yakin warna ini juga pasti banyak banget yang suka (sok tau lagi :p)
Tapi jika dibuat listnya dari yang paling aku suka akan seperti ini jadinya :
Azalea 02 - Freesia 05 - Lantana 03 - Zinnia 04 - Vinca 01



Segitu dulu review dari aku, semoga yang belum pernah coba segera teracuni dan yang sudah pernah coba semakin cinta. Semakin cinta sama produk lip creamnya maksudnya. Jangan salah paham :p


Untuk swatchesnya silahkan scroll down 👇👇👇














Wednesday, December 13, 2017

DRAMA Mengurus CNI [Certificate of No Impediment]

Hi Beautiful Soul!

Kali ini aku mau share bagaimana cara mengurus Certificate of No Impediment atau yang sering disebut CNI. Sertifikat ini biasanya dibutuhkan oleh WNA yang akan menikah di Indonesia.
Untuk syarat-syarat WNI atau WNA menikah di Indonesia, kalian bisa baca postinganku sebelumnya.



Apa itu CNI ?

Jadi, CNI ini semacam surat keterangan tidak ada halangan untuk menikah di Indonesia. CNI ini bisa didapatkan di Kedutaan Besar Negara WNA yang ada di Indonesia. Suami saya adalah WNA asal Australia. Setau saya, CNI tidak bisa didapatkan di negara asal WNA, namun hanya bisa didapatkan di negara dimana WNA akan melangsungkan pernikahan. (CMIIW)


http://indonesia.embassy.gov.au/files/jakt/Embassy-1.jpg


Persyaratan untuk mengurus CNI?

Dari yang sudah aku alami, persyaratan untuk mendapatkan CNI ini cukup simple. Hanya membutuhkan :
→ Passport WNA Asli
→ Passport WNI Asli
→ Uang (Bisa Cash atau Debit)

Berapa lama sampai CNI jadi?

Trust me! Nggak ada 2 jam, CNI udah langsung jadi dan bisa dibawa pulang!

Gampang gitu kok! Terus kenapa judul artikelnya ada DRAMA nya?

Para pembaca yang budiman,
Untuk dapat mengurus CNI, kita harus membuat janji terlebih dahulu lewat telepon dan itu yang sangat susah. Untuk kasus saya tempo hari lalu saya meminta bantuan operator untuk menyambungkan saya ke bagian pembuatan janji untuk CNI, lalu setelah disambungkan akan ada nada tunggu super lama dan nanti tiba-tiba akan ada mesin otomatis yang menjawab.

Saya sudah berkali-kali mencoba tapi tetap tidak dapat tersambung secara langsung oleh bagian yang menangani CNI. So, saya konsultasi lagi dengan operator dan operator bilang untuk meninggalkan pesan saat mesin menjawab telepon kita. Jadi saat bagian CNI or whatever you name it tidak menjawab telepon saya, maka saya meninggalkan pesan berisi "Keinginan untuk membuat jadwal datang untuk mengurus CNI pada tanggal (..) dan bulan (..) serta data diri, alamat email dan juga nomor telepon saya yang bisa dihubungi".

Suami saya  hanya mendapat ijin cuti satu minggu untuk datang ke Indonesia untuk mengurus surat CNI dan surat-surat lainnya. Dua minggu sebelum suami saya datang, saya sudah mencoba berkali-kali mendapatkan janji temu untuk mengurus CNI. Saya sendiri berasal dari Jawa Tengah dan surat-surat yang dibutuhkan KUA untuk melengkapi syarat pernikahan pun sangat menguras tenaga dan waktu.

Dengan waktu hanya seminggu, kami dituntut untuk dapat menyelesaikan semuanya.
Lanjut ke bagian CNI, setelah meninggalkan pesan ke mesin penjawab telepon saya sama sekali tidak mendapatkan balasan telepon ataupun email. Tiga hari sebelum jadwal keberangkatan saya ke Jakarta, saya mencoba menghubungi bagian Konsulat lagi namun nihil hanya mesin penjawab telepon yang menjawab. Karena kita sudah tidak punya waktu lagi untuk menunda mengurus CNI, maka saya dan suami sesuai rencana pergi ke Jakarta. Nekat. Karena belum ada konfirmasi yang didapat dari pihak Konsulat.

Sesampainya di Jakarta, semua sisi bagian tembok depan Kedutaan Besar Australia dijaga ketat oleh beberapa petugas berseragam lengkap. Pada bagian tengah, terdapat loket yang penjagaannya juga tak kalah ketatnya. Saat ditanya petugas apakah kami sudah memiliki janji temu? Saya berkata saya sudah membuat janji tapi belum dikonfirmasi. Lalu petugas mengkonfirmasi hal tersebut kepada bagian dalam dan guess what? Saya memang belum tertulis ada janji disana.

Jangan ditanya rasanya seperti apa? Saya jengkel. Karena bukan sekali dua kali saya mencoba untuk membuat janji lewat telepon. Terlebih saya dan suami hanya mempunyai waktu dua hari di Jakarta karena selepas itu suami harus kembali lagi ke Australia.

Dibantu salah satu petugas disana, saya disuruh membuat janji saat itu juga.
Saya kembali menelepon nomor yang berulang kali saya telepon beberapa waktu yang lalu. DAN NIHIL! Hanya mesin penjawab yang menjawab telepon.


Lalu bapak petugas tersebut kembali kedalam, terlihat berbincang serius dengan teman-teman yang lain. Kemudian bapak tersebut terlihat menelepon seseorang yang ada didalam gedung. Tak berselang lama, bapak tersebut keluar dan meminta saya untuk kembali menelepon. Setelah tersambung saya diminta untuk mmilih bahasa lalu menekan angka 2. Lalu setelah selesai, saya diminta menekan angka 2. Dan 2 lagi. Lalu tidak boleh menekan angka apapun. Tapi tetap hanya mesin penjawab telepon yang mengangkat. Saya tidak bisa tersambung ke bagian CNI nya.

Saya diminta untuk terus mencoba lagi, tentu menggunakan metode 2 2 2 yang sudah saya jelaskan diatas. Coba lagi. Coba lagi. Lagi. Akhirnya BERHASIL!!

Terdengar suara wanita diseberang sana menyapa saya. 

Apakah dramanya sudah selesai? BELUM!

Mbak-mbak diujung telepon berkata bahwa kami bisa datang lagi untuk mengurus CNI minggu depan. LHA?! Orang suami saya harus pulang ke negaranya lusa.

Akhirnya dengan sedikit putus asa, entah apa yang saya katakan akhirnya si mbak-mbaknya mau membuatkan jadwal untuk kami keesokan harinya.

LEGA. SAMPAI INGIN NANGIS RASANYA :(


Teruntuk bapak petugas yang dengan baik hati membantu kami hampir satu jam didepan kedutaan, terima kasih banyak bapak atas bantuannya. Saya lupa nama bapak tersebut, tapi yang pasti jika bapak baca tulisan saya ini, bapak adalah salah satu hero kami dalam perjuangan kami menyatukan dua budaya yang berbeda kejenjang pernikahan.


*Keesokan Harinya

Saya dan suami (waktu itu masih calon suami), kembali mendatangi Kedutaan Besar Australia. Pada loket depan, saya dimintai paspor baik paspor saya maupun paspor suami. Setelah itu petugas akan konfirmasi ke bagian dalam apakah benar kita sudah mempunyai janji atau belum. Setelah dikonfirmasi, kita akan dipersilahkan masuk gerbang. Lalu seingat saya kita akan melewati pemeriksaan dan juga melewati beberapa pintu besi.

Setelah masuk ke gedung kedutaan, kita akan diberi ID CARD yang harus dipakai selama kita berada didalam gedung. Kita nanti akan dipandu untuk naik ke lantai atas. Setelah sampai, kita akan diminta mengisi beberapa dokumen dan juga membayar sebanyak yang sudah disebutkan.

Setelah menunggu beberapa saat, CNI pun siap untuk diambil. Kita akan diberi Satu dokumen asli CNI dan satu atau dua lembar fotocopy CNI.


Semoga pengalaman saya diatas dapat membantu teman-teman yang akan mengurus CNI. Intinya jangan pernah menyerah!

SOCIOLLA DISCOUNT

sociolla'

CHARIS DISCOUNT

charis