Monday, April 30, 2018

[Beautiesquad April Collaboration] International Book Day Makeup


Hi beautiful soul!
Siapa disini yang suka sekali membaca buku?



Tau nggak sih kalo ternyata tanggal 23 April lalu itu adalah Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia.
Nah menurut informasi yang aku baca dari Wikipedia, bahwa pada tahun 1995 UNESCO memutuskan Hari Buku Sedunia dan Hari Hak Cipta Sedunia dirayakan pada tanggal 23 April. Alasannya adalah pada tanggal tersebut juga merupakan tanggal kematian dari beberapa penulis terkenal seperti William Shakespeare dan juga Inca Garcilaso de la Vega.





Seperti pada bulan-bulan sebelumnya, Beautiesquad selalu mengadakan kolaborasi yang mengajak para beauty blogger di seluruh Indonesia untuk mengikuti kolaborasi makeup dengan tema yang berbeda setiap bulannya. Untuk bulan April ini temanya adalah International Book Day Makeup Collaboration.





Ada beberapa pilihan makeup look yang bisa kita buat untuk kolaborasi bulan ini yaitu diantaranya :
1. Hermione Granger dari buku Harry Potter

2. Srintil dari buku Ronggeng Dukuh Paruk
3. Sayuri dari buku Memoirs of Geisha


Nah dibawah ini adalah hasil kolaborasi beauty blogger yang tergabung dalam komunitas Beautiesquad.





Mungkin beberapa kalian sudah tau kalau aku tanpa alat bantu penglihatan itu mustahil! Karena minusku sudah hampir minus 5, jadi jika harus melihat tanpa bantuan alat penglihatan, bakalan kabur semua yang ada didepan mata.

Sedikit cerita, dulu sewaktu aku masih duduk dibangku sekolah yaitu SD,SMP dan SMA, aku suka sekali yang namanya membaca buku.

Buku pengetahuan, buku novel, buku cerita rakyat, buku bahasa asing, semuanya aku lahap sewaktu masih duduk dibangku sekolah wajib.

Satu buku tebal bisa kuhabiskan dalam waktu dua hari, dengan posisi membaca duduk, berdiri, berlutut, tiduran, miring, semua posisi yang dapat merusak mata pokoknya udah aku cobain haha


Alhasil mataku mulai minus saat aku menginjak kelas satu SMP. Minusnya semakin bertambah dan bertambah semenjak itu. Well, nggak nyalahin bukunya juga sih, tapi manusianya yang salah *ketawanangis*

Balik ke topik kita hari ini ya,
Dari ketiga tokoh diatas, aku memilih Hermione Granger. Kenapa begitu? Karena Hermione Granger adalah tokoh karakter didalam buku yang menemaniku dari mulai masa anak-anak hingga masa beranjak dewasa.

Buku Harry Potter terutama karakter Hermione Granger menurutku sangat istimewa dan sulit untuk dilupakan. Hermione sendiri didalam buku Harry Potter dideskripsikan sebagai anak perempuan yang gemar membaca buku dan juga pintar.

Hal tersebut tentunya menjadikan karakter Hermione sebagai salah satu karakter yang menjadi role model pada masanya. Tidak mau munafik, saya juga cukup lama menjadikan Hermione Granger sebagai role model untuk dapat menjadi murid teladan dan juga pandai.

Ekspresi ngeliat Voldemort

ekspresi ngeliat harga makeup diskonan

Untuk makeupnya sendiri nggak aneh-aneh sih simpel aja. Jadi produk yang aku pakai di makeup look kali ini adalah :

1. Pixy Radiant Finish Spotcare Beauty.

Ini gunanya sebagai primer sekaligus sebagai sunscreen karena mengandung SPF 15.

2. Maybelline Fit Me Foundation Shade 220.

3. Make Over Translucent Powder

4. QL Eyebrow Cream

5. PAC New Contouring Kit sebagai Bronzer, Contour, dan Blush On.

6. Emina Lip Color Balm Shade Library Queen.


7. Sleek Solstice Highlighter.


Jangan lupa untuk ceki-ceki makeup Puput Febriina yaa salah satu beauty blogger kece yang juga ikut bergabung dalam kolaborasi bersama Beautiesquad bulan April ini.




See you on my next post 💛
Monday, April 23, 2018

[REVIEW] Garnier Micellar Oil - Infused Cleansing Water | Niia Santoso


Hi beautiful soul!

Siapa sih yang nggak kenal Garnier?
Micellar water pertamaku ya Garnier yang warna merah muda untuk kulit sensitif. Itu aku suka banget!




Nah kali ini aku mau bahas Garnier Micellar Cleansing Water in Oil. Penampakannya seperti dibawah ini. Nah mohon maap nih sebelumnya, isi botol dibawah ini sudah saya pakai jadi nggak penuh lagi. Harusnya sih penuh sampai bagian leher.



Jadi terlihat sekali jika didalamnya memang ada minyaknya. Bagian atas yang berwarna kuning tersebut adalah bagian oil nya. Menurutku, perpaduan warna oil dan micellar water yang bening sih eyecatching sekali yaa..



PACKAGING 


Menurutku packaging nya sih biasa aja. Nggak ada yang wow. Jika dibandingkan dengan Garnier Micellar Water yang sebelumnya, sama aja sih dari segi tutup yang fliptop sampai bentuk botolnya.

Seperti sebelumnya, karena tidak ada box-nya maka di botolnya terdapat berbagai macam informasi yang cukup lengkap.


Lubang botolnya menurutku berukuran sedang. Tidak terlalu kecil. Tidak terlalu besar. Nggak ada masalah sih sama lubang botolnya.

Tutup botolnya sendiri berbentuk flip top. Terkadang ada flip top yang kurang rapat, namun yang satu ini cukup rapat. Sehingga tidak perlu takut cairannya akan bocor kemana-mana.


CLAIM PRODUCT


Produk Garnier Micellar Cleansing Water in Oil ini diklaim dapat :

⟶ Menghapus dan membersihkan makeup yang waterproof
⟶ Menutrisi kulit
⟶ Dapat digunakan pada wajah, mata dan bibir
⟶ Tanpa rasa berminyak
⟶ Dapat digunakan tanpa dibilas


HOW TO USE


Karena kandungan minyak dan air yang tidak dapat menyatu. Maka kita harus mencampur minyak dan air tersebut dengan cara mengocok botol tersebut agar minyak dan air dapat menyatu untuk beberapa saat.

Nah saat sudah menyatu, langsung tuangkan pada kapas bersih secukupnya. Setelah itu gunakan untuk membersihkan makeup atau kotoran yang menempel pada wajah.

RESULT


Jujur saat mencoba ini, aku langsung suka banget!
Gila sih ini, meskipun ada kandungan minyak didalamnya tapi hasilnya sama sekali nggak lengket ataupun berminyak. Lebih gila lagi, produk ini sama sekali nggak bikin kering dikulit.

Saat digunakan untuk menghapus makeup mata juga hasilnya bagus banget! Sekali usap dan tekan langsung keangkat semuanya. Well, kecuali lem bulu mata ya yang terkadang harus dibersihkan menggunakan cotton bud yang dicelupkan pada Micellar Cleansing Water in Oil.

Foundation yang ditimpa dengan lip cream matte


Ini hasil sekali tekan dan usap.
Bagian lainnya tidak ikut hilang karena kapasnya tidak dapat mencakup area tersebut




Untuk full makeup, dia bisa mengangkat foundation dengan baik. Berbeda dengan saudaranya yang lahir sebelumnya yaitu Garnier Micellar Water yang Varian Pink, Micellar Water in Oil ini tidak perlu diulang dua kali supaya dapat mengangkat foundation.

Namun untuk keamanan, aku lebih suka menggunakan cleansing milk terlebih dahulu sebelum menggunakan cleansing water in oil ini.


KESIMPULAN


Dengan harga yang sangat terjangkau, menurutku ini sangat wajib untuk dicoba. Benar-benar menghapus dan membersihkan makeup. Setelah memakai ini wajah juga jadi lebih lembab dan tidak berasa kering.

Yang aku punya ini ukuran yang paling besar yaitu 400ml dengan harga Rp. 95.000,-

Sedangkan ukuran yang lebih kecil yaitu 125ml dengan harga Rp. 39.000,-

Sedangkan untuk nilainya aku akan kasih nilai 4.9/5 
HAMPIR SEMPURNA! Iya sesuka itu sama produk ini.

REPURCHASE? YES!

WHERE TO BUY? Kalian bisa beli ini dimana aja sih sebenernya, tapi karena aku anaknya suka mager (baca: males gerak) jadi aku beli lewat SOCIOLLA

Kalo kalian belanja di Sociolla dan memasukan kode voucher SBNLAF6X kalian bisa dapat diskon Rp. 50.000,- dengan minimal pembelian Rp. 250.000,-





SEE YOU ON MY NEXT POST 💛

Monday, April 16, 2018

[REVIEW] Emina Lip Color Balm Shade Library Queen | Niia Santoso

Siapa disini yang bibirnya suka kering?
Beberapa orang merasa kalo dipaksa pake lip cream matte jatuhnya malah tambah kering, kan ya?

Nah ada solusi menarik pengganti lip cream matte yang cocok digunakan sehari-hari yaitu Emina My Favorite Things Lip Balm Color. Kali ini aku nyobain warna yang paling natural jika dibandingkan dengan warna shade lainnya yaitu shade Library Queen.



Sebelum memutuskan untuk membeli ini, aku sedikit ragu karena ada tulisan lip balm. Takut kalo hasilnya sama seperti lip balm pada umumnya yang warnanya nggak begitu pigmented. Tapi karena penasaran yaa hayuuuk aja lah mari dicoba..



PACKAGING

Packaging luarnya dibalut dengan box persegi panjang dengan warna merah tua. Dibagian lain box terdapat gambar-gambar yang cute yang menggambarkan jika pemakainya seolah-olah masih anak kuliahan. *sotoy banget wkwk*



Setelah menengok bagian packaging yang cukup menggemaskan, dibagian dalamnya terdapat Lip Color Balm yang berbentuk hampir mirip seperti spidol.


Jika melihat dari bentuk lip color balm yang gendut seperti spidol serta warna dan desainnya yang biasa saja, menurutku lip color balmnya kurang menarik aja gitu. Masih lebih cute kemasan box-nya.


Jika dipegang rasanya hampir sama seperti saat kita sedang menggenggam sebuah spidol. Yang membedakan hanyalah warnanya yang lebih menggemaskan jika dibandingkan dengan spidol pada umumnya dan jika dirasakan sepertinya lip color balm Emina ini lebih gendut dari spidol pada umumnya.


TEKSTUR

Lip color balm ini bentuknya puteran seperti lipstik pada umumnya hanya ukurannya yang lebih panjang dan gendut. 


Untuk teksturnya sendiri sangat creamy. Tidak ada kesusahan saat mengaplikasikan lip balm ini. Jika diperhatikan, seperti ada kandungan oilnya pada lipbalm ini tapi setelah dioles aku ngrasanya kok nggak minyakan. Super lembab dibibir! Sama sekali ngga bikin kering.

Surprisngly, warnanya cukup pigmented untuk ukuran lip balm color. Lip Balm ini bisa digunakan  untuk full lips look maupun ombre lips look.




KESIMPULAN



(-) Harganya cukup mahal sekitar Rp. 56.000,-

(-) Tidak tahan lama dan mudah transfer



(+) Lip Color Balm ini cocok untuk kamu yang bosan menggunakan lipstik ataupun lip cream matte

(+) Lip Color Balm ini isinya juga cukup banyak

(+) Lip Color Balm ini mudah diaplikasikan dibibir. Bahkan tanpa kacapun, lip color balm ini bisa diaplikasikan secara sempurna dibibir

(+) Melembabkan dan tidak membuat bibir kering

(+) Warnanya pigmented 


Where to buy? 
Kalian bisa beli ini di Sociolla




SEE YOU ON MY NEXT POST 💛











Wednesday, April 4, 2018

Menjelajah Goa Pindul dan Goa Sriti di Yogyakarta

Hi traveler!

Siapa sih yang nggak kenal Yogyakarta? Kota yang punya banyak sebutan, mulai dari kota pelajar hingga kota gudeg.

Yogyakarta memang salah satu destinasi wisata menarik bagi siapapun baik turis lokal maupun mancanegara. Kebetulan calon suami saya (saat ini sudah menjadi suami) mendapat jatah liburan dari kantor dan berencana mengunjungi saya dan keluarga. Dirinya akan berkunjung bersama sahabatnya.

Ketika ditanya mau pergi kemana lagi setelah mengunjungi saya, keduanya mengaku sama sekali tidak punya rencana dan akhirnya memasrahkan semuanya kepada saya.

Setelah sempat bingung mencari destinasi wisata yang dirasa pas untuk mereka, akhirnya saya memutuskan untuk membawa mereka ke Yogyakarta. Alasan saya karena Yogyakarta memiliki banyak sekali tempat yang dapat dikunjungi, mulai dari Keraton, Taman Sari, Malioboro, Museum, bahkan tempat wisata ekstrim seperti Goa Pindul dan Goa Sriti.





Setelah memutuskan destinasi wisata yang akan dikunjungi, akhirnya saya mencari tiket pesawat. Cukup susah juga kalo harus membandingkan harga tiket pesawat dari satu airlines ke airlines lain. Harus dicatetin satu-satu biar bisa compare harga.

Syukurlah ketemu sama Skyscanner!
Jadi dengan aplikasi Skyscanner kita bisa mencari tiket pesawat dengan mudah dari mulai harga terendah hingga tertinggi dari berbagai maskapai penerbangan. Selain itu kita juga bisa rental mobil lewat Skyscanner. Lebih mudah dan praktis!

Setelah mendapatkan tiket pesawat Garuda Indonesia dari Skyscanner akhirnya mulailah untuk menyusun rencana perjalanan. Nantinya kami akan menginap disekitaran malioboro saja jadi lebih gampang untuk jalan kaki jika mau kemana-mana.

Waktu menunjukan pukul 4 sore saat kami tiba di hotel tempat kami menginap di kawasan Malioboro. Kami lalu memutuskan untuk beristirahat dan menjelajahi Malioboro.

Esok harinya sekitar pukul 6 pagi, kami sudah berada di mobil untuk melakukan perjalanan ke Goa Pindul. Perjalanan dari Malioboro ke Goa Pindul cukup jauh yaitu sekitar 2 jam. Tips untuk teman-teman yang akan berkunjung ke Goa Pindul harus sedia baju ganti karena pasti akan basah.

Karena kami bertiga lupa membawa baju ganti, akhirnya kami membeli celana dan kaos dari kios terdekat.



Setelah memakai jaket keselamatan dan sepatu yang sudah disediakan, akhirnya kami siap untuk menuju ke Goa Pindul.



Tapi sebelum itu kami harus membawa satu ban yang berukuran besar sebagai alat transportasi nantinya. Tenang saja ban besar tersebut sudah tersedia dari Goa Pindul jadi tidak perlu bawa dari rumah :D

Perjalanan tidak begitu jauh. Hanya memang harus hati-hati karena jalan cukup curam dan licin.



Harus tetap konsentrasi. Maka dari itu saya sarankan untuk mengisi perut dulu sebelum ke sini.


Nah fungsi dari Ban yang kita bawa ini sebagai alat transportasi kita untuk menjelajah Goa Pindul.


Seperti ini susana didalam Goa Pindul. Tepatnya sih sebelum penghujung pintu keluar Goa Pindul.

Setelah selesai menjelajah Goa Pindul, ada satu hal menarik yang ingin kami coba yaitu lompat dari tebing.




Untuk berada diatas, kami harus mendaki cukup tinggi. Selain tinggi dan curam, jalan yang ditempuh cukup licin jadi sekali lagi harus hati-hati.



Ketika ditanya seperti apa rasanya melompat pada ketinggian tersebut, jawabannya sangat mengerikan!
Rasanya jantung saya berhenti berdetak sepersekian detik. Coba tebak apa yang terjadi saat saya sudah nyemplung didalam air?

Celana saya robek! Iya robek! Hal tersebut terjadi karena saking kerasnya badan saya menghantam air.

Setelah itu, kami mulai mempersiapkan diri untuk menjelajahi satu goa lagi yaitu Goa Sriti. Alat yang dibawa masuk ke dalam goa berbeda, karena karakteristik masing-masing goa pun berbeda.



Jika di Goa Pindul kita menggunakan ban sebagai alat transportasi, maka di Goa Sriti kami harus ekstra hati-hati karena kami akan melaluinya dengan berjalan kaki. Pengunjung Goa Sriti pun tidak sebanyak pengunjung Goa Pindul. Jadi bisa dikatakan Goa Sriti lebih sepi dibanding Goa Pindul.



Setelah memasang senter kepala dan memastikan semuanya sudah siap, kami berdoa terlebih dahulu untuk keselamatan bersama.



Hal yang paling saya takuti saat ada di Goa Sriti ini adalah ular! Saya paling takut sama hewan ini. Tapi Alhamdulillah, tidak ada ular ataupun kejadian aneh-aneh saat kami menjelajah Goa Sriti ini.


Setelah puas menjelajah kedua goa tersebut kami tak langsung pulang, masih ada satu kegiatan ekstrim lagi yang patut dicoba. Ada yang bisa menebak kegiatan apa ini?

Yup! Offroad!!
Ini adalah salah satu wishlist saya. Sudah cukup lama ingin mencoba kegiatan yang satu ini dan akhirnya terwujud.





Setelah puas menjelajah dan mencoba hal-hal baru, kami memutuskan untuk kembali pulang ke Malioboro tempat kami menginap. Untuk kalian yang suka kegiatan cukup ekstrim, kalian mungkin tertarik untuk mencoba kegiatan-kegiatan diatas. 

Jika waktu dan budget terbatas, saran saya kunjungi saja Yogyakarta. Di kota tersebut, sepertiya destinasi wisatanya sangat lengkap. Ingin destinasi wisata edukasi? Ada taman pintar! Ingin Destinasi wisata seni? Ada De Arca dan De Mata! Wisata Kuliner? Banyak! Wisata sejarah? Ada keraton, taman sari dan masih banyak lagi. Wisata Ekstrim? Ada Goa Pindul, Goa Sriti dan juga Offroad! 


Selamat berlibur!
See you on my next post



Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh ID Corners dan Skyscanner.










SOCIOLLA DISCOUNT

sociolla'

CHARIS DISCOUNT

charis